ๅฐพๅผตใฎไธ–ไปฃ

Klik satu per satu gambar untuk mengakses informasi-informasi karakter.

Ashura ยฉ 2020.
Do not copy any content and design.

Writer Notes

Halo, dengan #Asura selaku penulis dari Aizawa Sai di sini. Berikut adalah beberapa hal sebagai catatan-catatan dalam bermain peran bersama karakter saya.

Tweets
Tweet dengan tagar Asura adalah tweet yang mengandung dialog dari penulis.Tweet dengan brackets adalah tweet yang mengandung dialog dari Aizawa di luar karakter (OOC).
Roleplay

Penulis menulis dengan sudut pandang orang ketiga.Dimohon untuk seluruh informasi yang dicantumkan di web ini tidak digunakan untuk godmodding.
Relationships
Saya terbuka untuk relasi dengan karakter yang berada di universe yang sama untuk pengembangan karakter, selama rencana pengembangan hubungan sesuai dengan SL dan desain karakter Aizawa. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui pesan langsung, ya!Untuk relasi yang saya butuhkan dan ketersediannya bisa melihat page relations. Sedangkan untuk rencana perkembangan karakter/SL dari Aizawa bisa diakses di laman Story Line.
Disclaimer
Dengan ini saya selaku penulis, menyatakan bahwa akun serta karakter Aizawa Sai tidak terafiliasi dengan Lai Kuanlin, , Kanata Hongo, pun dengan agensinya ataupun proyek yang dijalankan mereka. Seluruh tulisan saya adalah fiksi.Bersamaan dengan peryataan di atas, saya bersedia menghapus foto dan peran dari tokoh yang saya gunakan dalam melakukan permainan peran apabila diminta. Di samping itu, penulis sangat menghargai seluruh tokoh yang digunakan dalam certa dan akan menjaga nama baik tokoh dan memerankan mereka sebagaimana seharusnya.Selain dari hal yang disebutkan di atas, seluruh tulisan dan rancangan karakter adalah ide saya dan seluruh jenis penyaduran tidak diizinkan.
Terima kasih.

Profile.

Aizawa Sai*
็›ธๆถˆ ใ•ใ„
April 20, 2004
Real NameTokugawa Sai
Birth placeNagoya, Japan.
GenderMale
SexualityHeterosexual
Height183cm
Weight63kg
Blood TypeA

APPEARANCE
Sai has a bright oriental skin, with slim-builded and tall figure. His eyes occupied with brown obsidian. He has pointed nose with plump bright-colored lips. His hair is dark colored, and never coloring them with bright color.

A poker and serious face are his default expression. This boy is rarely smile, moreover other fun expressions.

*He uses her mother surname.

Personality.

Aizawa Sai adalah seseorang yang pendiam, tidak banyak bicara, tidak banyak melakukan reaksi dan ekspresi. Kehidupan keras yang dijalaninya di bawah didikan Tokugawa Takeo serta pukulan keras akibat hilangnya sang kakak membuat Aizawa menjadi anak yang 'kurang'.

Kurang baik dalam bersosialisasi membuatnya menjadi minim empati dan tidak begitu peka terhadap perasaan orang lain. Aizawa adalah seseorang yang straightforward, apa yang ia ingin ucapkan akan ia ucapkan tanpa proses penyaringan.

Namun demikian, Aizawa bukanlah tipe yang mengabaikan orang lain karena menurutnya itu tidak sopan. Dididik untuk menjadi anak yang disiplin dan sopan, Aizawa selalu menanggapi ucapan orang lain dan memiliki tata krama dengan baik.

Kurang bergaul di masyarakat juga menjadikannya seorang literal airhead, dalam arti, ia menafsirkan ucapan orang lain secara harfiah. Ia tidak memahami perkataan-perkataan tersirat.

Ia juga selalu menyembunyikan perasaannya. Tidak akan menunjukkan pada orang apabila ia sedih. Meski sebenarnya ia tidak pintar dalam berbohong dan menyembunyikan perasaannya itu.

Rasionalis dan realistis. Pemikirannya tidak mudah tercampur dengan emosinya, maka hal ini membuatnya menjadi pemecah masalah yang baik.

Hal yang selalu mendorongnya adalah ambisinya. Ia menjadi tipe seseorang yang serius, mengerjakan apapun dengan secepat dan seefisien mungkin. Dapat dikatakan pula ia adalah orang yang perfeksionis. Namun demikian, Aizawa orang yang tidak mau repot, ia tidak akan mengerjakan hal yang tidak menguntungkan bagi dirinya.

Baik dalam mengontrol emosinya dan tidak mudah terprovokasi. Tidak suka mencampuri urusan orang lain. Namun begitu hal yang sangat sensitif baginya terungkit, maka ia akan mudah murka.

Aizawa adalah seorang anak yang berada di masa lalu yang keras. Namun bagaimanapun, ia tetaplah seorang anak laki-laki yang baru berusia 16 tahun. Ia masih berupa kanvas kosong yang masih dapat dilukis dengan berbagai tinta.

Akankah suatu saat, es itu mencair?
Akankah, tinta-tinta dengan berwana cerah akan mendominasi kanvas yang sudah ternodai dengan goresan gelap itu?

Trivia.

Secara resmi mengganti marganya menjadi Aizawa sebelum masuk ke SMA. (Baca: di sini)Sama sekali tidak memiliki kemampuan seni.Terlalu polos.Memiliki luka di bagian dada yang sewaktu-waktu bisa menimbulkan rasa sakit dan menghambat aktivitasnya.Terlalu cepat mengambil keputusan dan tidak sabaran apabila suatu hal tidak berjalan sesuai rencananya.
Kemampuan fisik yang baik.Memiliki kemampuan bela diri dan atletis. Cerdas dan terorganisir--perencana yang baik.
Menyebut diri sendiri dengan 'boku' dibanding 'ore'.Menyukai binatang. Ia ingin memelihara kucing atau anak anjing. Atau mungkin ikan. Atau kura-kurang. Atau----Sempat berhenti sekolah selama satu tahun karena meninggalkan rumah. Seharusnya ia berada di kelas 2 SMA saat ini. Tidak memiliki ponsel sampai umurnya menginjak 16 tahun, ponsel pertamanya diberikan oleh Okuhara-sensei.Tidak pernah jatuh cinta. Tentu saja, bergaul dengan perempuan saja tidak pernah.Dalam beberapa waktu, ia pergi ke kuburan ibunya. Satu-satunya foto sang ibu yang ia miliki adalah foto ibunya setelah menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit.

Background Story.

I am not... bound by his blood. I decide... who I want to become.

Apa itu clan?
Apa itu keluarga?
Apa itu ... aku?

Berikut adalah penggalan kisah Tokugawa ... tidak, Aizawa Sai sebelum memulai 'kehidupan baru'nya.


Keluarga Owari

Klan Owari adalah salah satu klan yang masih bertahan dari dahulu hingga sekarang, bisa terbilang, cukup bersejarah. Klan ini merupakan percabangan dari klan utama, Klan Tokugawa. Klan Owari berbasis di Nagoya, namun tentu telah banyak keluarga yang berpindah tempat tinggal.

Klan Owari saat ini dipimpin oleh Tokugawa Takeo, yang sekaligus menjadi kepala Tokugawa Art Museum, sebuah museum yang menyimpan ribuan barang-barang antik bersejarah milik klan Owari seperti termasuk pedang, baju besi, kostum dan topeng Noh, perabotan lacquer, keramik Cina dan Jepang, kaligrafi, dan lukisan dari dinasti Song dan Yuan Tiongkok.

Di zaman modern kini, tentu saja keluarga Owari adalah penduduk Jepang biasa yang memiliki pekerjaan masing-masing. Hanya saja, yang membuatnya spesial adalah sejarah dari klan juga tradisi yang selalu mereka jaga.


Takeo, pemimpin klan Owari saat ini adalah ayah dari lakon utama kita, Tokugawa Sai. Jabatannya masih terbilang baru, belum menyentuh sepuluh tahun. Selain menjadi kepala keluarga juga pimpinan museum, Takeo adalah pemilik yayasan edukasi yaitu les untuk tingkat SMA yang telah memiliki beberapa cabang.

Tokugawa Takeo menikah dengan seorang wanita biasa, bukan keturunan klan atau ningrat lainnya, yaitu Aizawa Ayumi. Mereka dikaruniai tiga anak, yaitu Tokugawa Shou, Tokugawa Mako dan sang bungsu, Tokugawa Sai.


Raising me as a person who could exceed someone else, just to fulfill his own ambitions. Being no more than a tool for that human garbage. I can't stand it.

Seperti yang sudah disebutkan tadi, klan Owari adalah percabangan dari klan utama, Tokugawa. Tokugawa Takeo, sebenarnya memiliki berambisi untuk menjadi kepala Klan Tokugawa, dan sangat yakin ia akan mendapatkannya. Saat itu, satu-satunya anak yang dimiliki pemimpin klan adalah seorang wanita. Ada sebuah aturan, apabila klan utama tidak memiliki keturunan, maka pemimpin selanjutnya dapat 'diambil' dari klan percabangan, dan pemimpin klan haruslah seorang pria. Takeo adalah kandidat yang mumpuni saat itu.

Namun ternyata, 'takhta' diberikan pada suami dari anak sang pemimpin klan, atau bisa disebut menantunya.

Takeo tidak bisa menerima keputusan itu. Takeo adalah seorang Tokugawa 'tulen', tetapi, pimpinan klan diberikan pada orang yang bukan berdarah Tokugawa. Namun tentulah, keputusan tidak dapat diganggu gugat.

Ambisinya terpadamkan hingga ia menjadi kepala klan Owari. Namun, begitu sebuah pristiwa yang menewaskan istri dari sang kepala klan Tokugawa muncul ... ambisi itu kini kembali membara. Karena ketika beliau meninggal, pasangan kepala klan tersebut belum memiliki anak.

Ambisi itu, ia teruskan kepada anaknya, secara paksa. Takeo percaya, melalui anaknya, kini ambisinya bisa direalisasikan.

The world doesn't know what he did to his family.

Semua orang hanya mengetahui Tokugawa Takeo adalah seorang pemimpin Owari yang bijaksana dan berjasa.

Semenjak itu, Takeo mulai mendidik Shou--putra pertamanya yang berumur 15 tahun dengan keras. Takeo membatasi aktivitas-aktivitas Shou, melakukan kekerasan apabila Shou membangkang atau hasilnya tidak sesuai. Sang bunda pernah menentang metode Takeo ini, namun, yang ada hanyalah kekerasan lainnya.

Satu bulan berlalu, sebuah 'tragedi' lain muncul. Shou menghilang.
Kakak sulung Sai itu diduga melarikan diri sebelum pihak keluarga menjemputnya pulang dari sekolah. Demi menutupi hal ini, Takeo menyatakan bahwa Shou berpindah sekolah ke luar negeri untuk menempuh pendidikan yang lebih baik.

Kelanjutannya?

Tentulah, alat pengejar ambisi Tokugawa Takeo berpindah pada Tokugawa Sai, yang masih berumur 6 tahun. Takeo berpikir, lebih baik mendidik sejak kecil agar kejadian seperti Shou tidak terulang lagi, agar Sai lebih bisa dikendalikan, lebih tepatnya. Bercermin dari Shou, Sai menempuh pendidikan dengan homeschooling. Ia tidak mengizinkan Sai sekolah, ia juga tidak mengizinkan Sai untuk bergaul.

Sai dididik sama kerasnya dengan Shou. Sai selalu dipaksa untuk melakukan segala hal dengan baik, dari bela diri, cara berperilaku, juga memaksa Sai untuk selalu mendapat nilai sempurna dalam pelajaran. Sai hanya dibawa keluar untuk kepentingan pertemuan dengan orang-orang penting. Apabila Sai tidak melampaui ekspetasinya, ataulah membangkang, tentu kekerasan adalah hadiahnya.

Takeo ingin membentuk Sai agar menjadi kandidat 'sempurna'. Ingin Sai jauh lebih pintar darinya dan memiliki perusahaan besar, memiliki sikap yang sempurna agar bisa menikahi seseorang yang lebih berderajat. Ya, Takeo menganggap pernikahannya dengan Ayumi adalah salah satu hal yang menggagalkannya menjadi pemimpin Tokugawa.

Ah ... Tokugawa Mako?
Takeo tidak begitu memperdulikan putrinya itu, karena Yumi adalah seorang perempuan.

Never using my bastard of a father's name... no... by rising to the top without using it... I'll have denied him everything.
I'll live with mom's name alone. I'll never use your name.


My very existence drove her away. My mother's been... my... and my father's prisoner this whole time.

Selama tiga tahun, meski ia tertekan oleh ayahnya, Sai selalu memiliki sang ibunda yang selalu menstabilkan emosi dan mentalnya.

Relations.

Jinichi Kawakami (NPC)
Beliau adalah 'The Last Alive Ninja' yang saat ini menjadi sensei dari Aizawa.

Jinichi merekrut Aizawa menjadi muridnya karena tidak ingin Aizawa menjadi Shinobi 'yang sesat'. Beliau juga ingin membimbing Aizawa supaya dia juga 'bisa menjadi manusia'. Karena Jinichi tahu kalau masa kecil Aizawa telah direbut.

Beliau adalah guru dari Satou Hiashi, berhenti mengajarnya dan tidak menurunkan seluruh ilmunya pada Hiashi karena Hiashi memiliki pemahaman yang berbeda dengan dirinya.


Satou Hiashi (NPC)
Merupakan sensei pertama Aizawa. Dan mantan murid dari Kawakami Jinichi. Pendiri Zhenin

Hiashi memiliki keinginan yang kuat untuk mencuatkan kembali nama Shinobi. Maka dari itu ia membuka jalannya sendiri dalam memperjuangkan Shinobi dengan mendirikan Zhenin. Beliau adalah mantan murid dari Kawakami Jinichi. Saat ini tengah mendekam di penjara karena aksinya ketahuan oleh pihak berwajib.


Suzuki Kawaki (NPC)
Saudara tidak sedarah Aizawa. Ia juga merupakan rekan pelatihannya di Zhenin.

Kawaki dianggap sebagai saudara kandung oleh Aizawa, pun dengan Kawaki, ia menganggap Aizawa sebagai adik kesayangannya. Kawaki diam-diam mengidap penyakit, dan nyawanya pada akhirnya tidak tertolong sehari setelah dirinya bertarung dengan Aizawa.


Kiyomoto Yasushi (NPC)
Murid Jinichi-sensei, pemililik doujou Ninja BANKE SHINOBINODEN

Kiyomoto Yasushi adalah murid Jinichi Kawakami yang dipercayai oleh beliau, dalam kata lain dia pernah menjadi rekan Hiashi. Ia memiliki doujou pelatihan shinobi, yang saat ini sudah tidak menerima murid lagi. Kiyomoto Yasushi menampung dan melatih Aizawa ketika Jinichi tidak bisa melakukannya.


Playable Characters

Hasegawa Ryลta

Adalah teman satu sekolah Aizawa di SMA namun berada di jurusan yang berbeda.

Orang yang sangat berisik, dan entah mengapa menaruh begitu banyak perhatian pada Aizawa. Maksudnya, karena ia menganggap Aizawa itu sok keren, ia sering menantang Aizawa dalam segala hal dan menganggunya dengan selalu berkata bahwa ia lebih baik daripada Aizawa.

Namun, di samping itu dia benar-benar menganggap Aizawa sebagai temannya, dan sebenarnya peduli pada Aizawa. Meski mungkin Aizawa tidak menganggap hal yang sama.


Takahashi Yui

Adalah teman satu sekolah dan satu kelas Aizawa di SMA.

Perempuan ini sama menyebalkannya dengan laki-laki menyebalkan itu. Namun bedanya, ia sering mengganggu Aizawa karena ia berpikir kalau Aizawa adalah orang yang keren.

Ia selalu mencari perhatian pada Aizawa layaknya perempuan jatuh cinta monyet pada masa SMA. Namun, Aizawa tidak begitu meresponnya.


Fumihito Yลซna

Adalah seorang murid di SMA yang sama dengan Aizawa. Tepatnya seorang kakak kelas.

Ia adalah seorang putri kerajaan. Ya, siapa yang tidak tahu dengan keluarga Fumihito? Perempuan ini adalah target dari misi yang diemban Aizawa, yaitu untuk dijaga dan diawasi secara diam-diam olehnya.


Affiliation.

TENJIN KOKUSAI HIGH SCHOOL
Adalah sekolah menengah atas tempat Aizawa menimba ilmu saat ini.

BANKE SHINOBI NO DEN
Adalah doujou milik Kiyomoto Yasushi, sekarang menjadi tempatnya bernaung setelah meninggalkan doujou Zhenin.

Story Line Planning.

Berikut adalah Story Line Planning, sekaligus dapat dibilang rancangan perkembangan karakter dari Aizawa Sai.

Memasuki sekolah asrama tanpa pengawasan dari sensei-nya, saya berharap Aizawa yang kesulitan bergaul dapat mendapatkan teman dan mulai bisa bersosialisasi. [Direncanakan dari awal masuk sekolah sampai paling mentok menaiki kelas 2]Aizawa mulai memiliki teman dekat yang bisa diandalkan. Seorang teman yang menjadi sahabat yang benar-benar peduli terhadapnya, sehingga Aizawa mulai terbuka. [Direncanakan dari awal masuk sekolah sampai paling mentok menaiki kelas 2]Aizawa menunjukkan kelebihannya dalam segi mengorganisasi dan perencanaan. Ia mengikuti kegiatan sekolah, dan bahkan menjadi pengurus. Sehingga, orang mulai dapat mempercayai dan mengandalkannya. [Menjelang kenaikan kelas 2 atau sesudah memasuki kelas 2.]Aizawa semakin terdorong. Sifatnya pun mulai membaik dan semakin terbuka. [Kelas 2 dan seterusnya].

Storyline alternatif (diwujudkan apabila memang memungkinkan)

Karena ia mulai terbuka dan dapat dipercayai serta diandalkan, saya ingin Aizawa dipercayakan untuk memimpin. Seperti menjadi ketua pelaksana suatu acara? Atau menjadi perfect/vice perfect asrama? Ketua klub? [Diproyeksikan ketika Aizawa memasuki kelas 2]Memiliki hubungan romansa berdasarkan kemistri antar karakter dan penulis (cara menulis masing-masing cocok). [Diproyeksikan dari kelas 1 sampai kelas 3.]

Penyelesaian SL
Mendapatkan sebuah konflik. Bagaimana jika Aizawa mendapatkan misi untuk membunuh? (Saya membuat pilihan target pembunuhan ini adalah temannya, atau target pengintaiannya, atau orang penting lainnya di dalam hidup Aizawa.) [Diproyeksikan untuk kelas 3.]Menyambung dari konflik di atas, saya memiliki 3 opsi. Aizawa menjalankan misinya kemudian keluar dari sekolah.Opsi kedua adalah mengabaikan misinya dan melakukan seppuku.Opsi ketiga adalah terdapat sebuah penyelesaian dan Aizawa melanjutkan hidupnya dengan damai sampai lulus. Namun, saya belum menemukan solusi yang logis untuk menyelesaikan misi tersebut.